MANTAN VOCALIS SAMSONS “BAMS” MEMBUKA USAHA FITMEE

JAKARTA, Siapa yang tidak kenal dengan Mantan vokalis SAMSONS yang bernama
lengkap Bambang Reguna Bukit atau dikenal dengan nama Bams dengan album
perdananya “kenangan terindah” Kini mengeluti usaha dunia kuliner di Jakarta.
Usaha yang kini dia jalankan adalan Usaha FITMEE.

Seorang mantan vokalis penyanyi Samsons ini tidak merasa malu dengan usaha yang
kini dia rintis sampai sekarang, Dia juga mengakui dirinya sangat enjoy dan
tidak merasa bosan karena bams fokus untuk membangun usahanya. Dikabarkan juga
usaha yang dijalankan ini sempat bekerja sama dengan toko online seperti tokopedia dalam bisnis
ini.

“Kini saya sangat menikmati usaha yang saya jalankan karena menurut saya
bermusik atau berbisnis itu memiliki daya tarik tersendiri” Ujar Bams.
Bams juga mengaku bahwa dirinya sangat miris melihat mie dipasaran karena
kekwatiran nya kini bams merintis usaha yang digemari nya.

Dari media sempat bertanya kepada bams pada awalnya apakah merasa bete atau
sebal ketika mulai beranjak dunia kuliner? Jawab bams pada media bams awalnya
sangat bete karena bams melihat makanan yang sehat yng dijual dimarket itu hanya
makanan bule, dan tidak ada yang buat orang Asia, Dan dari itu bams membuka
bisnis kulinernya dengan berjualan makanan sehat yang familiar dengan orang
asia, Jadi mie istan FITMEE ini lah yang dia rintis sampai saat ini.

Sony Dan Nintendo Akhirnya Revisi Aturan Mereka Soal Garansi

Sony Dan Nintendo Akhirnya Revisi Aturan Mereka Soal Garansi

Pada waktu yang lalu, memang sempat beredar kabar yang mengatakan beberapa produsen konsol ternama melarang konsumen untuk membuka bagian tutup konsol mereka karena dapat merobek ataupun merusak segel mesin yang ada didalamnya. Apabila segel yang ada didalam mesin sudah robek, maka status garansi yang dimiliki oleh konsol tersebut akan hangus.

Yang membuat hal ini menarik, sebenarnya penetapan segel sebagai simbol sebuah garansi dianggap ilegal di US. FTC selaku badan yang bertugas melindungi hak konsumen sudah melayangkan teguran keras kepada para produsen konsol untuk membuat aturan garansi yang lebih fleksibel tanpa harus mempersulit konsumen.

Melihat banyaknya protes terkait permasalah segel ini, Sony mulai merombak ketentuan garansi mereka. Sony mulai memberikan keringanan perihal segel yang rusak atau sobek. Tetapi dengan catatan bahwa segala sesuatunya bisa dipertanggungjawabkan oleh konsumen. Ditambah lagi segala jenis kerusakan yang terjadi akibat tangan ketiga juga diluar tanggung jawab mereka selaku produsen.

Sony juga menekankan konsumen tidak akan mendapatkan tambahan biaya perawatan. Tentu hal ini berlaku jika produk yang mereka service merupakan produk yang masih berada dalam masa garansi.

Untuk Nintendo, awalnya mereka menolak kebijakan ini. Namun saat ini Nintendo juga melakukan hal yang sama percis dengan yang dilakukan oleh Sony. Mereka memberikan beberapa kelonggaran terkait segel yang sudah rusak dengan catatan konsol akan mendapatkan garansi apabila kerusakan yang terjadi memang cacat pabrik. Apabila saat pengecekan terbukti kerusakan terjadi akibat kelalaian konsumen, maka garansi juga akan dianggap hangus.